Normalkah Tidur Terpisah dengan Pasangan?

Selain ruangan untuk beristirahat, kamar tidur juga bisa menjadi tempat untuk menjaga romantisme pasangan suami istri. Namun, ternyata cukup banyak pasangan yang memilih tidur terpisah.

Dalam laporan penelitian yang dilakukan tim dari Ryerson University, terungkap bahwa 30 persen pasutri memilih tidur terpisah dengan pasangannya.

Ada banyak alasan mengapa mereka memilih tidur di kamar masing-masing, alasan terbesar adalah tidak tahan dengan suara ngorok pasangan, harus menemani anak tidur, serta jadwal tidur yang berbeda.

Tidur dalam kamar terpisah memang bukan merupakan sinyal adanya masalah dalam perkawinan. Malah, tidur terpisah bisa berdampak positif dalam situasi tertentu. Misalnya jika suami atau istri terbiasa tidur larut malam dan membuat Anda jadi sulit memejamkan mata.

Namun, jika Anda tidur terpisah karena ingin menghindari perdebatan, mungkin itu berarti ada masalah yang perlu diluruskan dengan pasangan.

Untuk meningkatkan kenyamanan kamar tidur, sehingga Anda dan pasangan menjadi betah di dalamnya, lakukan beberapa perubahan dalam kamar. Misalnya, buatlah suasana kamar menjadi sejuk dan redupkan lampu sebelum tidur sehingga produksi melatonin meningkat dan Anda mudah terlelap.

Kebersihan dan kerapian tempat tidur jangan luput dari perhatian. Selalu ganti seprai secara berkala sehingga Anda dan pasangan pun semakin nyaman.

Luangkan waktu beberapa menit untuk berbincang santai sambil berpelukan. Kemudian saat rasa kantuk datang, Anda bisa berbalik tidur. Tentu tidur sambil berpelukan bisa membuat Anda pegal-pegal keesokan harinya.

 

Sumber :

Tag:, , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: